
Pernahkah kita berpikir soal siapa kita?
Pertanyaan yang kini hinggap dalam pikiran saya. Saya sadar betul, saya bukan siapa-siapa atau bahkan belum menjadi apa-apa. Tapi apakah yang ada di pikiran saya ini akan sama seperti apa yang ada di pikiran orang lain?
Sadarkah kita tentang siapa yang ada di sekitar kita?sudahkah kita menghargai mereka? misalnya orang tua. Mereka yang di tiap doa menyebut nama kita, yang setiap saat mengkhawatirkan kita, apakah kita sudah melakukan hal yang sebaliknya? disaat Ibu kita selalu berpikir "Anakku sedang apa hari ini?" apakah kita sebaliknya berpikir " Ibu sedang apa ya sekarang?". Lihat betapa masih tidak pedulinya kita
Begitupula dengan lingkungan kita. Masihkah kita menghargai mereka? untuk sekedar menyapa atau mampir sejenak?. ZONA NYAMAN,adalah sebuah momok yang tak pernah bisa lepas dari hidup kita. Namun manusia, sadarkah engkau bahwa terkadang kita melupakannya begitu saja. Lingkungan yang sudah membesarkan kita, teman-teman dan sahabat yang telah mendukung kita. Sekumpulan orang yang pernah berbagi cerita. Jika sudah dapat yang baru, kadang kita lupa dengan "makhluk"lama.
Susah dilewati bersama, jika bahagia tak usah tertawa bersama, yang berujung pada sebuah kecewa.
Manusia fitrahnya "Lupa"
Lupa untuk mengingat Tuhannya, kecuali jika butuh
Lupa untuk mengingat Orangtuanya, kecuali jika butuh dan kebetulan
Lupa untuk mengingat teman-temannya, kecuali juga jika butuh.
Ya itulah manusia,senangnya berputar pada bahagia dan kecewa,,dan lalu mereka LUPA
0 komentar:
Post a Comment