5.8.11

Melihat...

It's not what you look at that matters, it's what you see.
(Henry David Thoreau)





selasa, 2 agustus 2011

Pertama kalinya saya melakukan medical check up kali ini sebagai prosedur wajib karena saya mendaftar untuk menjadi Pengajar Muda untuk Gerakan Indonesia Mengajar. Singkat cerita, saya lolos dua tahap sebelumnya dan diberi kesempatan untuk melewati tahap akhir, yaitu medical checkup

Nothing special, justru saya khawatir. Saya pernah 4 kali dioperasi, dengan bius total. 2 kali di kepala, dan 2 kali di telinga. Namun untuk yang telinga, bersifat operasi kecil. Hal ini membuat kondisi fisik saya, tidak sekuat teman-teman yang lain. Dalam berolahraga saya memiliki keterbatasan. Tapi saya yakin, Allah maha adil, saya diberi kelebihan2 lain dalam bidang seni, dan mengasah otak saya

Kembali ke medical checkup, mengingat saya yang gak pede sama kondisi fisik, saya berusaha sekuat tenaga jaga makanan, olahraga dan pastinya berdoa, untuk dapat hasil yang terbaik. Begitu tiba di hari H, saya pasrah


Prosesi medical check up pun dimulai
Ambil darah, tes urin, rontgen, pemeriksaan fisik, mata, jantung dan dokter umum.
Satu hal yang saya bisa bilang saya paling Pede adalah saat pemeriksaan mata

Begitu masuk di ruangan, saya disuruh duduk, dan diberi sebuah alat semacam kipas yang digunakan untuk menutup sebelah mata saya ketika saya membaca tulisan yang umunya digunakan untuk mengetes kemampuan mata. Ketika tulisan dimunculkan, dengan pede lagi saya membaca semuanya, saya masih bisa melihat dan melafalkannya dengan jelas, juga untuk tes buta warna. Pada saat itu, saya langsung mengucap syukur dalam hati, "Alhamdulillah". Bahkan sang pemeriksa matapun memuji saya, "Wah mbak 21 tahun matanya masih bagus, bahkan gak perlu pakai kacamata". Sekali lagi saya bersyukur.

Dari peristiwa itu, saya mengambil hikmah.
Allah memberikan kelebihan di mata saya yang masih normal, supaya saya bisa memaksimalkan pengunaannya, untuk hal-hal yang baik.
Saya akan berusaha menggunakan mata ini untuk melihat,
melihat lebih banyak peristiwa,
melihat lebih banyak apa yang mungkin orang lain "tidak bisa atau pura-pura tidak lihat",
mengasah mata ini yang ketika melihat langsung memberikan kode kepada otak dan hati saya
Jika saya melihat sesuatu yang tidak semestinya, dan segera berpikir apa yang bisa saya lakukan untuk membenahinya..




Dear, eyes.
Thanks for being the best..





0 komentar: